Minggu, 15 Juni 2008

POHON PERSAHABATAN

Benih...itu tumbuh begitu saja.....
tanpa memandang tempatnya bertumbuh
dan juga sekelilingnya..
tumbuh begitu saja tanpa ada yang memupuknya
tanpa ada yang membasmikan hamanya
tanpa ada yang menyiraminya
tumbuhnya begitu alami....
Hidup dari sinaran mentari
minum dari embun pagi....
berteduh di bawah rembulan
bertumbu, bertumbuh, dan terus bertumbuh
melewati hari demi hari, musim demi musim


Kini benih itu telah tumbuh menjadi pohon yang tegak
Berdiri dengan kokohnya menghadap terik mentari,
tetap bertahan di tengah badai hujan dan gemuruhnya angin malam
Waktu terus berjalan dan memajan usia sang Pohon....

Suatu Hari....
Gelegar halilintar dan tiupan angin malam telah merobohkannya
Akarnya yang serabut dan usia lanjut membuatnya..
tak mampu betahan untuk tetap tegak....
Tetapi... pohon itu ternyata tidak mati...
Kau tau apa yang terjadi selanjutnya???

Dia tumbuh kembali....
walaupun telah tumbang , tetapi benih itu selanjutnya..
bertumbuh kembali
Tumbuh dengan akar yang jauh lebih kokoh..
Akarnya menjalar menembus dasar perut bumi....
Karena benih pohon persahabatan yang telah tumbuh
tidak akan pernah MATI sampai kapanpun.
Walaupun waktu terus berlalu dan berpindah ke dimensi lain.
Benih itu tak kan pernah MATI , tetapi semakin kokoh
dan terus hidup tanpa dibatasi oleh fragmen dan dimensi.
Pohon Persahaban itu...abadi selamanya......

Tidak ada komentar: